Sering nonton konser musik yang bising seperti konser band rock atau jenis musik bising lainnya? Pakailah ear plug karena ternyata konser musik yang mengeluarkan suara terlalu keras (bising) bisa mengganggu fungsi pendengaran kita. Ini dia penjelasan Pentingnya Memakai Earplug Saat Nonton Konser

Pentingnya Memakai Earplug Saat Nonton Konser

Pentingnya Memakai Earplug Saat Nonton Konser – Konser musik menawarkan pengalaman menikmati musik yang hidup dan gempar. Anda pun jadi merasa lebih berenergi dan bersemangat untuk mengikuti jalannya konser, meskipun anda harus rela berdiri dan mendengarkan musik dengan suara yang sangat keras selama berjam-jam. Mendatangi konser muik memang seru, tapi akhir-akhir ini banyak musisi dan penyelenggara konser musik yang mulai aktif menyuarakan bahaya konser musik bagi pendengaran.

Data yang diterbitkan oleh World Health Organization (WHO) pada 2015 membuktikan bahwa di seluruh dunia, sejumlah 40% remaja dan dewasa muda rentan terserang masalah pendengaran akibat terlalu sering berada di tempat-tempat hiburan seperti konser musik, klub malam, kafe dengan live music, dan sejenisnya. Ini berarti gangguan pendengaran yang datang dari konser musik tidak boleh disepelekan. Namun, bukan berarti Anda harus menghindari tempat-tempat hiburan dengan musik kencang sama sekali. Untuk mengakali efek samping konser musik pada telinga dan pendengaran, sebaiknya Anda menyiapkan earplug atau sumbat telinga. Akan tetapi, banyak yang ragu menggunakan earplug karena dianggap tidak praktis dan akan mengurangi sensasi menonton konser musik yang ingar-bingar. Ada juga yang mempertanyakan keampuhan earplug dalam mencegah masalah pendengaran yang diakibatkan oleh musik yang terlalu kencang.

Bahaya mendatangi konser musik bagi telinga

Menurut WHO, batas aman suara yang diterima oleh telinga adalah 85 desibel (dB) selama paling lama delapan jam. WHO menganjurkan Anda untuk tidak berada di lingkungan dengan suara sebesar 100 dB selama lebih dari 15 menit. Anda juga sebaiknya tidak mendengar suara di atas 105 dB selama lebih tiga menit. Sementara itu, kebisingan di konser musik bisa mencapai 100 hingga 120 dB dan konser musik pasti berlangsung selama lebih dari satu jam. Jika Anda berdiri di dekat pengeras suara, kebisingannya bisa mencapai 140 dB dan hal ini sangat berisiko menyebabkan hilang pendengaran.

Kebisingan yang Anda dengar selama konser musik berlangsung biasanya akan mengakibatkan gangguan pendengaran yang bersifat sementara. Dampaknya pada setiap orang berbeda-beda, mulai dari telinga berdenging (secara medis dikenal sebagai tinnitus), rasa sakit pada telinga, hingga hilang pendengaran. Ini karena di dalam telinga Anda terdapat sel rambut yang akan menerima getaran dari gendang telinga. Getaran ini akan kemudian diubah oleh sel rambut menjadi sinyal elektrik yang akan dikirim oleh saraf menuju otak. Otak pun menerjemahkan sinyal elektrik tersebut sebagai bunyi. Sel-sel rambut dalam telinga ini sangat peka terhadap suara keras sehingga mudah rusak jika Anda berada di konser musik.

Menurut Hasil Sebuah Penelitian di Belanda

Menurut sebuah penelitian terbaru di negara Belanda, nonton konser yang mengeluarkan suara bising bisa menyebabkan, khususnya mereka yang sudah berumur diatas 30 tahun, fungi pendengarannya hilang selama beberapa saat karena musik yang terlalu keras terdengar.

Penelitian yang menghubungkan antara paparan musik dengan kesehatan telinga ini para peneliti mempelajari 51 responden di sebuah ajang atau festival musik yang di gelar di luar ruangan di Amsterdam., Belanda. Para peneliti mengelompokan responden jadi 2 kelompok. Kelompok pertama diminta untuk tidak memakai earplug dan kelompok kedua memakai earplug.

Dalam sebuah tes pendengaran setelah menikmati konser selama empat setengah berlangsung, cuma 8% saja kelompok yang memakai penutup telinga yang mengalami TTS (pergeseran ambang batas sementara) atau kemampuan mendengar yang menurun akibat terpapar suara bising terlalu lama. Bagaimana dengan mereka yang tidak memakai earplug? Sebanyak 42% dari kelompok tersebut mengalami penurunan pendengaran.

Menurut Dr. Wilko Grolman dari University Medical Center Utrecht di Belanda dan rekan-rekannya dalam JAMA Otolaryngology Head and Neck Surgery yang memimpin penelitian tersebut, berkurangnya pendengaran karena musik bising ini sudah biasa (umum).

Sifatnya Sementara, Tapi Bisa Juga Jadi Permanen

Gangguan pendengaran karena mendengarkan musik bising terlalu lama ini memang sifatnya hanya sementara. Tapi jangan sepelekan karena ternyata hal ini sering berulang bisa mengakibatkan gangguan pendengaran selamanya, alias gangguan pendengaran permanen.

Terkait umur, gangguan pendengaran biasanya lebih banyak mereka yang berusia diatas 65tahun. Tapi saat ini banyak dari mereka yang berusia lebih muda sudah mengalami masalah pendengaran karena kebiasaan yang buruk.

Menurut peneliti dari University of Texas di Dallas, Colleen Le Prell, hasil temuan penelitian ini bisa menjadi bukti terbaru yang mengungkapkan bahwa ear plug bisa mengurangi risiko terjadinya masalah pada pendengaran. Walaupun begitu, Le Prell, menambahkan bahwa penelitian ini juga mengungkapkan bahwa tidak semua penikmat konser yang terpengaruh kesehatan pendengarannya.

Earplug Yang Direkomendasikan

Saat ini sudah tersedia berbagai macam sumbat telinga atau earplug yang bisa Anda beli di apotek, supermarket, dan toko perkakas. Ada yang terbuat dari busa, silikon, termoplastik, atau lilin. Kemampuan earplug untuk mengurangi suara juga berbeda-beda, mulai dari 10 sampai 30 dB.

Anda perlu menyesuaikan kebutuhan dengan earplug yang Anda pilih. Jika Anda adalah seorang musisi, teknisi suara, atau Anda sering mendatangi konser-konser musik atau kafe yang menawarkan musik live, sebaiknya Anda membeli earplug yang terbuat dari termoplastik atau silikon. Earplug jenis ini lebih pas di telinga dan tidak akan mengurangi kualitas suara seperti halnya earplug yang berbahan dasar busa. Anda juga harus mempertimbangkan apabila konser yang Anda datangi adalah konser musik rock, Anda perlu memilih earplug dengan kemampuan mengurangi suara sekitar 20 dB. Sementara kalau Anda datang ke acara musik akustik di sebuah kafe, earplug yang mengurangi suara sebesar 12 dB sudah cukup untuk mencegah masalah pendengaran.

Mencegah masalah pendengaran di konser musik

Selain menggunakan earplug, Anda bisa melakukan langkah-langkah pencegahan masalah pendengaran ketika berada di sebuah konser musik. Berikut adalah hal-hal yang perlu Anda lakukan.

  • Jangan berdiri atau duduk terlalu dekat dengan pengeras suara. Jarak yang aman adalah di atas tiga meter.
  • Ambil jeda di sela-sela lagu dan menyingkirlah menuju tempat yang lebih sepi untuk mengistirahatkan telinga.
  • Hindari saling berteriak di samping telinga dengan orang lain. Biasanya Anda dan teman yang datang ke konser akan melakukan ini agar percakapan bisa terdengar lebih jelas. Namun, hal ini justru akan semakin membahayakan pendengaran Anda.
  • Hindari minuman beralkohol karena bisa membuat Anda tidak peka terhadap rasa sakit di telinga.

Itulah penjelsan bagaimana pentingnya memakai earplug saat nonton konser, semoga bermanfaat.. Terus kunjungi situs http://manfaatkoloklincapsuleuntukkesehatan.com untuk mengetahui informasi kesehatan lainnya.

Pentingnya Memakai Earplug Saat Nonton Konser

Pentingnya Memakai Earplug Saat Nonton Konser

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *