Pernah merasa seperti akan terjatuh saat sedang tidur? Jika pernah, itu tandanya anda mengalami hypnic jerk. Hypnic jerk ini juga dikenal dengan beberapa istilah lain, yaitu night starts, sleep starts, Hypnagogic jerk, dan myoclonus atau myoclonic jerk. Namun, apa yang sebenarnya terjadi ketika Anda merasakan hal ini? Pahami lebih lanjut mengenai hypnic jerk, sensasi tubuh layaknya terjatuh saat tidur agar tidur Anda tidak terganggu.

Selamat datang di salah satu website Alfian Herbal yang merupakan agen resmi Green World yaitu pusat penjualan obat herbal online terbesar dan terpercaya. Kami melayani pesanan ke seluruh wilayah Indonesia. Kami juga melayani pelanggan dengan sistem “Barang Sampai Baru Bayar“.

Hypnic Jerk, Sensasi Tubuh Layaknya Terjatuh Saat Tidur

Hypnic Jerk, Sensasi Tubuh Layaknya Terjatuh Saat Tidur

Hypnic Jerk, Sensasi Tubuh Layaknya Terjatuh Saat Tidur – Hypnic jerk merupakan kedutan otot yang terjadi ketika Anda tertidur. Secara ilmiah fenomena ini, disebut dengan hypnagogic state of consciousness atau menyentak kesadaran. Biasanya akan terjadi sentakan kuat yang akan mempengaruhi seluruh tubuh. Namun, kaki dan tangan merupakan bagian tubuh yang paling terpengaruh. Hynic jerk biasanya disertai dengan perasaan bahwa Anda terjatuh, flash sensorik, dan mimpi visual atau halusinasi.

Hypnic jerk akan terjadi jika kita sudah merasa sangat lelah, namun segera tertidur dalam kondisi melewati tahapan non REM. Hal ini berarti berbagai fungsi otak dan juga fungsi tubuh tiba-tiba mengalami penurunan dan pada akhirnya mempengaruhi berbagai indera tubuh sehingga jika kita mengalami sensasi terjatuh pada saat tertidur, maka kita bisa langsung bangun dan terkaget-kaget.

Perasaan lain yang biasa dialami adalah mimpi melompat atau berjalan, kemudian terjatuh. Sebenarnya, kedutan otot yang terjadi pada hypnic jerk ini tak hanya terjadi ketika Anda tidur, cegukan adalah salah satu kedutan otot yang sering Anda jumpai.

Penyebab dan Faktor Risiko Hypnic Jerk

Jerk otot, secara teknis dikenal sebagai mioklonus , paling sering terjadi ketika seseorang sedang tidur dalam posisi yang tidak nyaman atau lelah. The American Academy of Sleep Medicine melaporkan bahwa hingga 70% dari orang mengalami Hypnic Jerk ketika tertidur. Sedikit penelitian telah dilakukan pada subjek, tetapi satu teori menyatakan bahwa itu mungkin hasil dari otot-otot santai. Tubuh mengalami perubahan suhu dan pernapasan serta orang hanyut tertidur, dan otak bisa salah menafsirkan ini sebagai tanda jatuh. Teori lain menunjukkan tubuh bereaksi terhadap tertidur banyak cara bahwa seseorang mungkin berkedut saat mati, dan hypnic jerk adalah refleks yang digunakan untuk menjaga fungsi tubuh.

Ketika seseorang tidak memiliki cukup tidur atau sedang mencoba untuk tidak jatuh tertidur, kejang paksa mungkin lebih sering terjadi. Para ahli berteori bahwa kurang tidur, stres, dan kelelahan dapat berkontribusi pada frekuensi gerakan-gerakan ini. Kafein juga dapat menjadi faktor, karena itu membuat lebih sulit bagi seseorang untuk bersantai. Beberapa orang juga melaporkan bahwa minum alkohol membuat tidur lebih sering.

Cara Mengatasi Hypnic Jerk

Perlu Anda ingat bahwa hypnic jerk juga dapat terjadi pada seseorang yang sehat. Jadi, Anda tidak perlu terlalu khawatir jika Anda pernah mengalami ini. Sebisa mungkin, kurangi hal-hal yang bisa meningkatkan risiko mengalami hypnic jerk. Misalnya kurangi konsumsi kafein, atasi stres atau kegelisahaan Anda, dan usahakan untuk tidak melakukan pekerjaan berat pada malam hari.

Namun, jika kondisi ini semakin menganggu jam tidur Anda sehingga membuat Anda menjadi sangat lelah, cobalah untuk mengonsultasikannya ke dokter. Dokter biasanya akan memberikan beberapa jenis obat yang dapat mengurangi gejala hypnic jerk. Adapun obat-obatan yang mungkin diberikan adalah valproic acid (Depakene), levetiracetam (Keppra), primidone (mysoline), dan clonazepam (Klonopin).

Operasi bisa membantu kondisi hypnic jerk memengaruhi bagian telinga dan wajah, serta yang disebabkan oleh masalah pada saraf tulang belakang, tumor, atau luka pada otak. Terapi suntik botox dapat meredakan kontraksi otot pada gejala hypnic jerk yang hanya memengaruhi satu area tubuh.

Jangan biarkan hypnic jerk menganggu tidur Anda, sebisa mungkin hindari penyebabnya. Segera konsultasikan kepada dokter jika hypnic jerk semakin mengganggu tidur Anda. Apalagi jika kondisi yang Anda alami membuat Anda gelisah dan stres.

Nah, sekarang sudah tahu kan mengenai Hypnic Jerk, Sensasi Tubuh Layaknya Terjatuh Saat Tidur?? Ambillah tidur yang cukup dan berpola hidup sehat untuk meminimalisir terjadinya hypnic jerk. Semoga bermanfaat

Terus kunjungi situsĀ http://manfaatkoloklincapsuleuntukkesehatan.com untuk update informasi menarik dan bermanfaat seputa kesehatan.

Hypnic Jerk, Sensasi Tubuh Layaknya Terjatuh Saat Tidur

Hypnic Jerk, Sensasi Tubuh Layaknya Terjatuh Saat Tidur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *