Palpitasi jantung adalah istilah umum yang digunakan untuk menggambarkan detak jantung yang abnormal. Berikut ini Hal yang Perlu Diketahui Seputar Palpitasi Jantung.

Selamat datang di website Alfian Herbal yaitu agen resmi Green World yang merupakan pusat penjualan obat herbal online terbesar dan terpercaya. Kami melayani pelanggan dengan sistem “Kirim Barang Dahulu, Setelah Barang Sampai Baru Transfer Pembayaran“.

Hal yang Perlu Diketahui Seputar Palpitasi Jantung

paaal

Hal yang Perlu Diketahui Seputar Palpitasi Jantung – Jantung berdebar atau palpitasi adalah sensasi yang dirasakan saat jantung berdentum dengan kuat, cepat, atau tidak beraturan. Sensasi ini juga dapat dirasakan di area tenggorokan dan leher.

Kondisi ini merupakan kondisi yang tergolong umum dan biasanya berlangsung selama beberapa detik atau beberapa menit. Namun palpitasi yang terlalu sering, semakin memburuk, dan disertai gejala tertentu seperti sesak dan pusing, patut diwaspadai. Kondisi ini dapat menjadi pertanda adanya gangguan pada jantung.

Jantung bekerja memompa darah dari seluruh tubuh dan mengangkut kembali darah yang telah mengandung oksigen ke seluruh tubuh. Di dalam jantung, darah akan mengalir melewati empat ruangan di dalam jantung, yaitu serambi (atrium) kanan, bilik kanan, serambi kiri, dan bilik kiri.

Jenis Palpitasi Jantung

Pada kondisi normal, jantung manusia berdetak 60-100 kali per menit. Palpitasi jantung adalah kondisi dimana jantung tidak berdetak dengan kecepatan normal karena alasan tertentu. Berikut adalah klasifikasi palpitasi jantung:

1. Takikardi (Tachycardia) : Denyut jantung lebih dari 100 kali per menit.

2. Bradikardi (Bradycardia) : Denyut jantung kurang dari 60 kali per menit.

3. Fibrilasi : Jantung berdetak cepat, kontraksi otot jantung yang tidak sinkron.

4. Aritmia : detak jantung tidak teratur. Palpitasi jantung sangat umum terjadi dan dapat dialami oleh siapapun dan dari kalangan usia manapun.

Namun kondisi ini biasanya lebih sering terjadi pada usia paruh baya. Umumnya, palpitasi jantung bukanlah suatu kondisi yang sangat serius. Tapi, tidak berarti palpitasi jantung bisa diabaikan begitu saja. Pada beberapa kasus, palpitasi jantung menjadi gejala adanya gangguan serius pada jantung.

Penyebab Palpitasi Jantung

Penyebab dan faktor-faktor yang meningkatkan risiko mengalami jantung berdebar-debar antara lain:

  • Serangan kepanikan/kecemasan.
  • Latihan fisik yang berat.
  • Kafein.
  • Nikotin, misalnya yang berasal dari rokok.
  • Demam.
  • Perubahan hormon yang diasosiasikan dengan kehamilan, menstruasi, atau menopause.
  • Mengonsumsi minuman yang mengandung alkohol.
  • Obat-obatan tertentu yang mengandung stimulan, misalnya obat pilek dan batuk yang mengandung pseudoephedrine, obat asma (seperti salbutamol dan terbutalin), maupun narkoba (amfetamin, ekstasi, kokain, dan ganja).

Namun palpitasi jantung juga dapat disebabkan karena adanya masalah atau fungsi abnormal dari organ tubuh tertentu.

Berikut adalah penyebab internal palpitasi jantung:

  • Penyakit jantung
  • Ketidakseimbangan hormon
  • Rendahnya tingkat oksigen dalam darah
  • Anemia
  • Ketidakseimbangan elektrolit
  • Cacat katup jantung
  • Hiperventilasi
  • Tekanan darah

Palpitasi jantung setelah makan merupakan kondisi yang sering dialami oleh banyak orang.Kondisi ini terjadi ketika seseorang mengonsumsi makanan setelah lama tidak makan atau berpuasa dalam jangka waktu lama. Peningkatan kadar gula darah yang cepat dan mendadak merupakan salah satu penyebab utama palpitasi jantung.

Jika palpitasi jantung disertai dengan hilangnya kesadaran, pusing, keringat berlebih, sesak napas, nyeri dada, muntah, dan lainya, maka harus segera berkonsultasi dengan dokter karena ini merupakan tanda-tanda adanya gangguan serius.

Gejala Palpitasi Jantung

Jantung berdebar-debar dapat dirasakan sebagai detak jantung yang kuat dan cepat.  Denyutan tersebut juga bisa terasa tidak beraturan. Selain di dada, dapat pula terasa di tenggorokan dan leher. Jantung berdebar-debar juga dapat dirasakan baik Anda berada dalam keadaan istirahat maupun beraktivitas, serta baik dalam keadaan duduk, berbaring, maupun berdiri.

Gejala yang berbeda dapat menyertai kondisi yang berbeda pula. Pusing dan sesak di dada dapat menjadi pertanda adanya kelainan pada jantung. Jantung berdebar yang disebabkan oleh supraventricular tachycardia atau fibrilasi atrium dapat disertai gejala kelelahan, dyspnea, atau angina. Serangan panik dapat disertai mual, berkeringat, dan gemetar. Gejala berupa penurunan berat badan juga mungkin menyertai penderita hipertiroid.

Waspadai palpitasi yang tidak kunjung mereda setelah beberapa menit, maupun yang disertai sakit di area dada, sesak napas, pusing, dan pingsan. Jika Anda merasa kondisi badan menjadi tidak sehat atau pernah mengalami gangguan pada jantung maka sebaiknya segera hubungi atau temui dokter. Membuat catatan yang berisi kecepatan denyut jantung per menit secara harian dapat mempermudah dokter untuk menganalisis dan mencari tahu penyebab palpitasi dan mendapatkan diagnosis.

Penanganan Palpitasi Jantung

Jika palpitasi jantung tidak disertai gejala-gejala yang disebutkan di atas, maka kondisi ini tidak memerlukan obat atau metode pengobatan yang serius. Namun dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter agar mendapat diagnosa yang tepat.

Dokter mungkin akan menyarankan untuk melakukan tes seperti Elektrokardiogram (EKG), Echocardiogram, dan foto X-ray dada untuk mengetahui penyebab pastinya. Pada kasus yang jarang terjadi, obat-obatan seperti blocker kalsium mungkin diperlukan untuk menangani palpitasi jantung.

Namun, diet yang baik dan kehidupan yang bebas stres dianggap sebagai langkah terbaik untuk penanganan serta pencegahan palpitasi jantung. Tak kalah penting juga adalah menjaga kadar gula darah normal dengan menjalani diet seimbang dan kebiasaan makan yang tepat.

Pencegahan Palpitasi Jantung

Palpitasi atau jantung berdebar-debar dapat dicegah dengan menghindari faktor-faktor pemicu, seperti kafein, nikotin, stres, dan obat-obatan tertentu termasuk kokain dan amfetamin (narkoba). Mulailah membiasakan tubuh dan pikiran untuk lebih tenang dengan melatih pernapasan atau melakukan teknik relaksasi, seperti yoga dan meditasi.

Memulai gaya hidup yang sehat dapat menjadi langkah pencegahan yang baik, tidak hanya untuk mengobati palpitasi saja, namun untuk menjaga kesehatan jantung dan tubuh Anda secara umum juga.

Demikian dari kami yang menjelaskan hal-hal yang perlu diketahui seputar palpitasi jantung. Semoga artikel diatas berguna untuk menambah wawasan anda semua. Sekian dan terima kasih.

Terus kunjungi situs http://manfaatkoloklincapsuleuntukkesehatan.com untuk mengetahui informasi penting dan bermanfaat seputar kesehatan.

Hal yang Perlu Diketahui Seputar Palpitasi Jantung

Hal yang Perlu Diketahui Seputar Palpitasi Jantung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *